empty
06.05.2026 09:11 AM
Jeda Diplomatik di Selat Hormuz: Harga Minyak Mundur dari Level Tertinggi

Di tengah pengumuman tak terduga dari Donald Trump yang menangguhkan misi angkatan laut di Selat Hormuz, harga minyak turun tajam, dengan kembalinya minyak mentah WTI ke level $100.

This image is no longer relevant

Banyak pihak kini berspekulasi apakah ini hanya jeda sementara atau sebuah taktik baru. Kemarin, Presiden AS Donald Trump mengumumkan penangguhan sementara Operasi Project Freedom, misi pengawalan kapal-kapal niaga yang melintas di Selat Hormuz di bawah perlindungan Angkatan Laut AS. Alasan langkah ini, menurut pemimpin Amerika tersebut, adalah kemajuan signifikan dalam persiapan perjanjian komprehensif dengan Iran.

"Kami sepakat secara timbal balik bahwa Project Freedom akan ditangguhkan sementara untuk melihat apakah perjanjian dapat difinalisasi dan ditandatangani," tulis Trump di media sosialnya. Penting untuk ditekankan bahwa jeda ini hanya menyangkut fase aktif pengawalan kapal. Blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, sebagaimana dinyatakan Trump, tetap berlaku. Selain itu, Menteri Luar Negeri Marco Rubio menegaskan bahwa operasi militer Epic Fury telah selesai, menandakan bahwa AS menganggap misi militernya telah tercapai sembari tetap menegaskan ketidakbolehan Iran mengembangkan program nuklir militer.

Jeda diplomatik yang mendadak ini benar-benar mengejutkan pasar — Operasi Project Freedom baru saja dimulai sehari sebelumnya, pada 4 Mei, dan banyak pelaku pasar memandangnya sebagai demonstrasi kekuatan, bukan sebagai gestur itikad baik.

Pernyataan Trump tersebut langsung tercermin pada kuotasi pasar minyak. Para investor menafsirkan kabar ini sebagai sinyal kemungkinan deeskalasi konflik, yang membuka prospek pemulihan pasokan minyak dari kawasan Teluk Persia. Patut diingat, WTI sempat kembali menyentuh level $100, sementara Brent terkoreksi ke $108.

Namun, terlepas dari momentum positif tersebut, harga minyak mungkin dengan cepat berbalik naik karena ketidakpastian seputar perjanjian masih berlanjut. Trump tidak menjelaskan kemajuan spesifik apa yang telah dicapai dan berapa lama jeda ini akan berlangsung. Iran juga belum secara resmi mengomentari inisiatif Washington. Blokade tetap diberlakukan.

This image is no longer relevant

Melihat kondisi teknikal minyak saat ini, pembeli perlu menembus resistance terdekat di $106,83. Jika level ini dilewati, target berikutnya berada di $113,00, meskipun breakout ke atas level tersebut akan cukup sulit. Target tertinggi berada di area sekitar $118,80. Jika harga minyak turun, pihak bearish akan berupaya merebut kendali di level $100,40. Jika berhasil dan kisaran tersebut tertembus, hal ini mungkin menjadi pukulan berat bagi posisi bullish dan menekan harga minyak turun ke level terendah $92,50, dengan potensi berlanjut ke $86,67.

Ringkasan
Urgensi
Analitik
Maxim Magdalinin
Mulai berdagang
Dapatkan keuntungan dari perubahan nilai mata uang kripto dengan InstaForex.
Unduh MetaTrader 4 dan buka perdagangan pertama Anda.
  • Grand Choice
    Contest by
    InstaForex
    InstaForex always strives to help you
    fulfill your biggest dreams.
    GABUNG KONTES
  • Chancy Deposit
    Isi akun Anda sebesar $3000 dan dapatkan $9000 lebih banyak!
    Pada Mei kami mengundi $9000 dalam promo Chancy Deposit!
    Dapatkan kesempatan untuk menang dengan melakukan deposit sebesar $3000 pada akun trading Anda. Setelah memenuhi persyaratan ini, Anda telah menjadi partisipan promo.
    GABUNG KONTES
  • Trade Wise, Win Device
    Top up akun anda dengan dana minimal $500, daftar kontes, dan dapatkan peluang untuk memenangkan perangkat seluler.
    GABUNG KONTES
  • 30% Bonus
    Raih bonus 30% setiap kali anda top up
    DAPATKAN BONUS

Artikel yang direkomendasikan

Opsi Biner tidak tersedia untuk trading di wilayah ini
Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.
Widget callback